|LILLAH BILLAH| |LIRROSUL BIRROSUL|
LILLAH :
Segala amal perbuatan apa saja, baik yang berhubungan langsung dengan Alloh dan Rosul-NYA, maupun yang berhubungan dengan masyarakat, dengan makhluq pada umumnya, baik yang bersifat wajib, yang sunah atau yang mubah (wenang), asal bukan perbuatan yang merugikan / bukan perbuatan yang tidak diridloi Alloh , melaksanakannya supaya disertai niat dan tujuan mengabdikan diri kepada Alloh Tuhan Yang Mahaesa dengan ikhlas tanpa pamrih ! (LILLAAHI TA’AALA) ”LAA ILAAHA ILLALLOOH” (Tiada Tuhan selain kepada Alloh).
Segala amal perbuatan apa saja, baik yang berhubungan langsung dengan Alloh dan Rosul-NYA, maupun yang berhubungan dengan masyarakat, dengan makhluq pada umumnya, baik yang bersifat wajib, yang sunah atau yang mubah (wenang), asal bukan perbuatan yang merugikan / bukan perbuatan yang tidak diridloi Alloh , melaksanakannya supaya disertai niat dan tujuan mengabdikan diri kepada Alloh Tuhan Yang Mahaesa dengan ikhlas tanpa pamrih ! (LILLAAHI TA’AALA) ”LAA ILAAHA ILLALLOOH” (Tiada Tuhan selain kepada Alloh).
BILLAH:
Menyadari dan merasa senantiasa kapanpun dan dimanapun berada, bahwa
segala sesuatu termasuk gerak-gerik dirinya lahir bathin, adalah ALLOH TUHAN MAHA
PENCIPTA yang menciptakan dan menitahkannya. Jangan sekali-kali merasa, lebih-lebih mengaku diri
kita memiliki kekuatan dan kemampuan “LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAH”.
LIRROSUL:
Disamping menerapkan Lillah seperti
di atas, dalam segala tindakan dan perbuatan apa saja, asal bukan perbuatan
yang tidak diridloi Alloh bukan perbuatan yang merugikan supaya juga
disertai niat mengikuti jejak
tuntunan Rosululloh.
BIRROSUL:
Disamping sadar Billah seperti
di atas, supaya juga menyadari dan merasa bahwa segala sesuatu termasuk gerak
gerik dirinya lahir bathin (yang diridloi Alloh ) adalah karena syafa’at dan
jasa Rosululloh.


Komentar
Posting Komentar